Lara...
Kian parah merusuh dada...
Terpintas litar ku terasa...
Sepi...
Nyaring menjerit dan membingit...
Lenyap damai tanpamu...
Masa...
Tersimpul di alam yang kelam...
Olak-alik arah tujunya...
Hanya...
Hanya zahirmu yang kan bisa...
Meleraikan segala-segalanya...
Di bawah sinaran ungu...
Kau persembahkan syairmu untukku...
Gemalai tarimu bagai...
Sang pari-pari turun ke bumi...
Menjelmalah kau dari maya...
Hiburkanlah hatiku yang gundah...
Jangan biarkan aku keliru...
Memburu dirimu...
Masih berlegar di antara mimpi...
Bagai nyatak kau hadir dan bersenda...
Telah ku hulurkan kasihku padamu...
Tak kau genggam jiwaku yang tercengkam...
Aku yang terseksa menantimu...

No comments: